Lewati ke konten utama
Karya Peta01 / 01

Klik untuk memperbesar — peta terbuka dalam penampil resolusi penuh.

Pemodelan Permukaan Digital: Dari DEMNAS ke Visualisasi Genangan 3D

Karya akademik2021

Tentang Peta

Rangkaian praktikum pemodelan permukaan digital menggunakan data DEMNAS untuk membentuk kontur dan TIN, mengidentifikasi jaringan serta arah aliran, melakukan delineasi daerah aliran sungai, dan menyajikan visualisasi genangan secara tiga dimensi.

Tujuan
Mempelajari pemanfaatan Digital Elevation Model dalam merepresentasikan kondisi topografi dan menurunkan informasi spasial berupa kontur, model medan tiga dimensi, daerah aliran sungai, jaringan drainase, serta arah aliran permukaan. Proyek ini juga bertujuan memahami penyajian hubungan antara bentuk medan dan muka air melalui visualisasi tiga dimensi.
Kontribusi saya
Melakukan pengunduhan dan penyiapan data DEMNAS, mendefinisikan serta memproyeksikan sistem koordinat, membentuk kontur dan TIN, menjalankan tahapan analisis hidrologi, menampilkan jaringan serta arah aliran, dan menyusun visualisasi permukaan beserta water base menggunakan ArcMap dan ArcScene. Saya juga mendokumentasikan setiap tahapan dalam enam lembar kerja praktikum.
Metode
Data DEMNAS disiapkan dan diproyeksikan ke sistem koordinat UTM yang sesuai. Raster elevasi kemudian digunakan untuk membentuk kontur dan TIN sebagai representasi permukaan. Tahapan hidrologi mencakup Fill, Flow Direction, Flow Accumulation, Stream Order, Stream to Feature, Basin, serta ekstraksi daerah aliran sungai. Nilai arah aliran dikonversi menjadi simbol panah menggunakan pendekatan D8 dan rotasi aritmetik. Hasil terrain dan water base selanjutnya ditampilkan dalam lingkungan tiga dimensi menggunakan ArcScene.
Software
ArcMap dan ArcScene - ArcGIS Desktop
Sumber data
Digital Elevation Model Nasional (DEMNAS), Badan Informasi Geospasial (BIG), diperoleh melalui portal Tanahair Indonesia
Output
Kontur elevasi, model TIN dan terrain 3D, raster arah serta akumulasi aliran, jaringan sungai, batas daerah aliran sungai, simbol arah aliran permukaan, visualisasi water base dalam ArcScene, dan poster ringkasan workflow untuk kebutuhan portfolio.
Batas dan catatan
Visualisasi genangan tiga dimensi pada proyek ini merupakan bagian dari pembelajaran pemodelan permukaan dan bukan simulasi banjir hidrodinamik tervalidasi. Proses tidak mendokumentasikan parameter curah hujan, debit, durasi, kekasaran permukaan, kalibrasi, maupun pengujian akurasi. Karena itu, hasil tidak digunakan untuk memprediksi luas, kedalaman, waktu kedatangan, atau tingkat bahaya banjir. Tampilan portfolio disusun berdasarkan hasil yang terdokumentasi dan tidak menambahkan klaim analisis baru.